Strive to Global Champion

Musim Pergantian Direksi BUMN

Berita

by redaksi

Musim Pergantian Direksi BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno sengaja merombak direksi beberapa perusahaan pelat merah pada belakangan ini untuk mencari siapa yang tepat untuk memimpin dan mengurus perusahaan.

Hal itu sekaligus menanggapi perubahan jajaran direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan Pertamina minggu lalu . Ia mengatakan perombakan dilakukan lantaran ingin menetapkan orang-orang yang benar-benar ahli untuk menduduki kursi direksi.
"Ada putar-putaran. Di mana expertise-nya (keahliannya) kita lihat, yang satu lebih baik di sini, yang satu ke tempat lain," kata Rini minggu lalu . "Ya biasa putaran. Tempat-tempat yang kita lihat oh lebih dibutuhkan di daerah ini adalah untuk expert ini. Jadi ada dasar-dasar itu," tambah dia.

Namun demikian, ia menegaskan, dalam menyusun orang-orang penting di tubuh perusahaan pelat merah dirinya selalu melihat operasional yang telah dicapai selama satu tahun dan proyeksi kedepannya. Untuk Garuda, ia melihat tantangan maskapai pelat merah tersebut besar sehingga membutuhkan orang baru untuk memimpin. Rini mengungkapkan, pergantian direksi di Garuda Indonesia sama seperti yang dilakukan di BUMN lain. Sebelum mengganti jajaran direksi, pihaknya meneliti terlebih dahulu apa saja kebutuhan dan tantangan BUMN terkait di masa mendatang. Kemudian, baru diputuskan siapa yang bakal mengisi posisi tersebut sesuai dengan bidang keahlian yang dibutuhkan.

Sebelumnya dalam Holding Pertamina terjadi pergantian CEO PGN . Direktur manajemen investasi dan risiko Pertamina Gigih Prakoso Soewarto mengemban amanah baru menjadi Dirut PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk dalam RUPSLB. Dia menggantikan dirut sebelumnya Jobi Triananda Hasjim

``Pergantian direktur utama PGN sebagai salah satu langkah menyelaraskan kerja di holding migas,`` ujar Deputi Bidang Industri Strategis, Usaha Pertambangan, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno kemarin (10/9).

Gigih bukanlah orang baru di PGN. Dia pernah menjabat direktur strategi dan pengembangan bisnis PGN sejak Mei hingga Agustus 2017. Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Dilo Seno Widagdo mengungkapkan bahwa Gigih sudah tidak asing dengan rencana bisnis PGN. Sebab, dia merupakan steering committee saat integrasi Pertamina, PGN, dan Pertagas. ``Pak Gigih kan di pokja (kelompok kerja) infrastruktur, proyek, dan komunikasi. Kita juga mempunyai komitmen untuk menjalankan,`` katanya.
.
Pakar BUMN Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto menjelaskan bahwa RUPS adalah hak pemegang saham sehingga kapan pun mereka bisa melakukan perubahan pengurus. Menurutnya, alasan utama perubahan pengurus biasanya adalah incumbent dianggap tidak bisa memenuhi target dan sasaran yang telah ditetapkan. ’’Sepanjang pengganti dari direksi atau komisaris yang dicopot memiliki track record yang baik, saya kira oke saja,’’ tandasnya