5 Anak Usaha PT Angkasa Pura II Raup Pendapatan Rp1,336 Triliun
BUMNINC.COM PT Angkasa Pura II (Persero) termasuk anak usahanya pada tahun 2020 ini, menjalankan strategi bisnis untuk bertahan dan menjaga stabilitas perusahaan di tengah pandemi global COVID-19.
Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan strategi tersebut juga didukung dengan konsep 3R dalam menjalankan bisnis: Reconfigure the structure; Restore the unoptimal business; Replace the unimportant things.
Strategi tersebut dijalankan melalui pengembangan inovasi perolehan pendapatan usaha (top line innovation), memaksimalkan alat produksi (asset maximizing) dan penghematan biaya operasi (cost leadership).
Bisnis aeronautika seperti layanan ke penumpang pesawat dan ke maskapai sebagian besar dilakukan oleh induk usaha yaitu PT Angkasa Pura II. Sementara bisnis nonaeronautika sebagian besar dilakukan oleh anak usaha.
Adapun keuntungan yang dibukukan anak usaha PT Angkasa Pura II pada periode Januari – Juli 2020, sebagai berikut; PT Angkasa Pura Solusi Rp.494,07 milyar , PT Angkasa Pura Kargo Rp.137,116 miliar, PT Angkasa Pura Propertindo Rp.81,45 miliar, PT Angkasa Pura Aviasi Rp.18,104 miliar dan PT Gapura Angkasa Rp.605,995 miliar.
“Melalui 3R yang terimplementasi dengan baik dapat membuat struktur organisasi dan proses operasi lebih sederhana, lalu optimalisasi bisnis dengan melakukan business pivoting dan menjaga perilaku & kinerja (fokus),”. Dilain pihak keuntungan yang didapat, tidak terlepas dari bayang-bayang kerugian yang diderita induk usaha yaitu PT. Angkasa Pura II dalam situasi pandemi COVID-19 ini, mengutip laporan keuangan Angkasa Pura II dari keterbukaan Bursa Efek Indonesia, BUMN pengelola 19 bandara ini rugi Rp 838,26 miliar sepanjang semester I 2020 (25/08/20).
Angka ini melonjak tajam dari periode yang sama di 2019, yakni masih mencetak laba bersih Rp 363,17 miliar.
Maka PT. AP II dan anak usaha berusaha agar dapat mempertahankan stabilitas di tengah pandemi ini.” terang Awaluddin.
