Inggris Resmi Tinggalkan Uni Eropa, Berikut Dampaknya Bagi Mereka
BUMNINC.COM I Inggris resmi meninggalkan Uni Eropa dan mengakhiri 48 tahun hubungan dengan negara-negara Eropa setelah kesepakatan Brexit selesai pada Jumat (1/1/2021).
Brexit pada dasarnya mulai berlaku tengah malam di Brussel atau 23.00 PM waktu London, ketika Inggris mengakhiri keanggotaan de facto, yang dikenal sebagai periode transisi selama 11 bulan setelah secara resmi pergi pada 31 Januari tahun lalu.
Selama lima tahun, krisis Brexit mendominasi urusan Eropa, menghantui pasar pound sterling, dan menodai reputasi Inggris sebagai pilar kepercayaan stabilitas ekonomi dan politik Barat.
Lalu dampak apa saja akan dirasakan warga Inggris setelah Inggris resmi berpisah dari Uni Eropa (UE)?
Mengunjungi Uni Eropa
Pemerintah memperingatkan warga Inggris yang melakukan perjalanan ke UE, Swiss, Norwegia, Islandia, dan Liechtenstein akan berubah mulai 1 Januari. Warga Inggris akan membutuhkan setidaknya enam bulan tersisa di paspor mereka.
Selain itu, paspor mereka juga harus berusia kurang dari 10 tahun, meskipun masih tersisa enam bulan atau lebih. Tanpa memperbarui paspor mereka, mereka mungkin tidak dapat melakukan perjalanan ke sebagian besar negara UE.
Saat ini, pelancong Inggris ke UE hanya memerlukan paspor mereka yang masih berlaku selama masa tinggal yang diusulkan. Warga Inggris yang merencanakan perjalanan pada 2021 juga harus segera memiliki asuransi perjalanan yang sesuai, dengan perlindungan kesehatan, sebelum berangkat ke luar negeri. Akan tetapi, Kartu Asuransi Kesehatan Eropa (EHIC) warga Inggris akan terus berlaku jika bepergian ke negara UE hingga masa berlakunya habis.


