Satu tahun Danantara fokus perkuat fondasi kelembagaan dan tata kelola
BUMNINC.COM I Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan bahwa tahun pertama perjalanan Danantara difokuskan pada pembangunan fondasi kelembagaan dan tata kelola, sekaligus memulai berbagai inisiatif strategis yang menjadi dasar transformasi pengelolaan aset negara.
“Tahun pertama ini adalah tahun pembangunan fondasi. Kami membangun tata kelola yang kuat, memperkuat struktur kelembagaan, serta memulai berbagai inisiatif strategis yang menjadi pijakan bagi penciptaan nilai jangka panjang bagi Indonesia,” ujar Rosan sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Sepanjang tahun 2025, Rosan mengungkapkan, Danantara telah menyusun lebih dari 27 kebijakan tata kelola (governance framework) yang diselaraskan dengan peraturan perundang-undangan untuk memastikan pengelolaan aset negara berjalan secara transparan, akuntabel, dan profesional.
Dalam mendukung stabilitas dan penguatan fundamental perusahaan negara, Danantara juga berperan dalam mendukung pelaksanaan sejumlah program prioritas pemerintah, diantaranya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), program Makan Bergizi Gratis MBG), serta pengembangan perumahan bagi masyarakat sekaligus membuka peluang penciptaan lapangan pekerjaan.
Selain itu, Danantara juga memperkuat dimensi dampak sosial melalui pembentukan Yayasan Danantara Indonesia Trust Fund pada Oktober 2025.
“Inisiatif ini dirancang sebagai platform filantropi sovereign wealth fund yang mendorong investasi sosial di sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, serta air dan sanitasi,” ujar Rosan.
Sebagai bagian pengembangan ekosistem global, Danantara juga menginisiasi forum SWF Philanthropy Learning Lab bersama berbagai lembaga internasional untuk memperkuat praktik terbaik pengelolaan dana sosial jangka panjang.
“Penguatan fondasi kelembagaan turut tercermin dalam persepsi publik, dengan sekitar 93 persen pemberitaan mengenai Danantara berada dalam sentimen positif, yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap arah transformasi yang sedang dijalankan,” ujar Rosan.
Melalui Danantara Asset Management (DAM), Rosan mengatakan, Danantara menjalankan mandat pengelolaan dan transformasi portofolio Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan fokus pada restrukturisasi bisnis dan keuangan, streamlining dan konsolidasi portofolio, serta pengembangan usaha pada sektor-sektor strategis.
“Upaya ini diarahkan untuk membangun perusahaan-perusahaan dalam ekosistem Danantara Indonesia yang lebih adaptif, berdaya saing, serta mampu menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi sosial yang nyata bagi perekonomian nasional,” ujar Rosan.
