Tepis Isu Sirkuit Cadangan, Dirut ITDC: Mandalika Sudah Dijadwalkan di Dorna Sport Oktober Ini
BUMNINC.COM | Setelah tersebar kabar bahwa sirkuit Mandalika hanya akan dijadikan sirkuit cadangan, Direktur Utama PT Indonesia Tourism Development Corporation (Persero) (ITDC) Abdulbar M. Mansoer, membantah, bahwa kabar yang beredar itu tidak ada dan tidak benar.
Sebagai bukti, ia menegaskan, Dorna Sport (organisasi penyelenggara balapan MotoGP), sudah menjadwalkan MotoGP di Sirkuit Mandalika pada Oktober 2021.
“Tidak ada namanya cadangan,” tegasnya dikutip dari Jawapos, pada Selasa (2/2/2021).
Abdulbar menjelaskan, setiap negara sudah menjadwalkan hal yang sama. Justru pelaksanaan MotoGP tergantung pada kesiapan sirkuit.
“Untuk Sirkuit Mandalika dipastikan rampung Juli mendatang. Saat ini, masih tahap pengerasan lapis pondasi atas,” paparnya.
Sementara, Juni diperkirakan proses pengaspalan sirkuit yang harus dikerjakan selama 24 jam sekaligus, tidak boleh terputus atau istirahat. “Untuk pengecekan sirkuit oleh Dorna, semula bulan ini. Tapi ditunda bulan depan,” ujarnya.
Penundaan pun dijelaskannya, lantaran beberapa negara sedang menerapkan lockdown akibat pandemi Covid-19. Jadwal semula, begitu meninjau sirkuit di Malaysia, baru turun ke sirkuit Mandalika.
Tujuannya ingin melihat langsung progres pembangunan sirkuit sepanjang 4,31 kilometer, dengan 17 tikungan.
Kata Abdulbar, menekankan, sejauh ini proses pembangunan berjalan lancar, aman dan terkendali. ITDC dan pemerintah mengklaim sudah menyelesaikan hal-hal lain termasuk sengketa lahan. Baik yang berstatus enclave maupun berstatus klaim.
“Tinggal satu titik lahan saja yang belum kita selesaikan. Kita targetkan dalam waktu dekat ini clear,” paparnya.
Sementara itu, Bupati Loteng HM Suhaili FT mengatakan, walau sirkuit Mandalika dibangun ITDC, namun itu menjadi aset warga Gumi Tatas Tuhu Trasna. Terutama warga penyangga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
