Ada Jenis Baru Virus Corona di Inggris, Harga Minyak Dunia Merosot
BUMINC.COM I Virus corona jenis baru di Inggris memberi efek harga dunia merosot hampir 3 persen pada penutupan perdagangan Selasa (22/12) lantaran lockdown yang dilakukan sejumlah negara untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut.
Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari turun US$1,36 atau 2,8 persen lebih rendah ke posisi US$47,74 per barel. Adapun WTI untuk kontrak Februari turun US$1,27 atau 2,6 persen dan menetap di US$47,97 per barel.
Sementara, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Februari merosot US$1,35 atau 2,6 persen dan ditutup pada US$50,91 per barel.
Diberitakan sebelumnya, para peneliti menyebut varian baru virus corona SARS-CoV-2 yang ditemukan di Inggris itu lebih menular 70 persen. Kemunculan varian baru itu meningkatkan ketakutan terhadap bahaya covid-19 yang telah menewaskan sekitar 1,7 juta orang di seluruh dunia.
Banyak negara mulai menutup perbatasan mereka ke Inggris pada Senin (21/12) dan menyebabkan kekacauan perjalanan dan meningkatkan prospek kekurangan pangan di Inggris. Temuan tersebut memicu kekhawatiran pasar bahwa ekonomi akan kembali tertekan sehingga bisa mempengaruhi permintaan bahan bakar.
Alhasil, Brent yang pekan lalu naik di atas US$50 untuk pertama kalinya sejak Maret kembali terpuruk.
“Jenis baru virus corona di Inggris telah menunjukkan kepada kita bahwa optimisme vaksin yang menahan Brent di atas 50 dolar AS per barel dapat dikempiskan dalam sekejap,” kata analis Rystad Energy, Louise Dickson, dikutip CNNIndonesia pada Selasa (22/12/20).[]


