Bulog siapkan kapasitas gudang 2,1 juta ton dukung serapan panen raya
BUMNINC.COM I Perum Bulog memastikan kapasitas ruang gudang yang tersedia mencapai sekitar 2,1 juta ton untuk mendukung penyerapan beras menjelang panen raya 2026, seiring meningkatnya target penyerapan beras tahun ini.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan ruang gudang kosong Bulog saat ini sekitar 900 ribu ton, ditambah gudang cadangan yang telah disiapkan dengan kapasitas sekitar 1,2 juta ton.
“Kalau dihitung dengan kapasitas gudang yang kosong 900 ribu ton, ditambah dengan 1,2 juta ton, jadi sudah mencapai 2,1 juta ton. Jadi kapasitas ini sudah aman sebetulnya,” kata Rizal dalam konferensi pers usai acara “Forwabul Fun Sport and Networking Session” di Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan Bulog saat ini mengelola 1.586 gudang milik sendiri dan masih memiliki lebih dari 100 gudang sewa yang tersebar di berbagai wilayah.
Meski demikian, Bulog tetap memerintahkan jajaran pimpinan wilayah dan cabang untuk mencari tambahan kapasitas gudang guna mengantisipasi arus masuk beras pada 2026.
“Ruang simpan ini akan digunakan untuk menampung penyerapan beras hingga target 4 juta ton pada 2026, sementara stok beras yang tersimpan di gudang saat ini masih sekitar 3,2 juta ton,” ujar dia.
Karena itu, Rizal menyebut Bulog mendorong pencarian tambahan kapasitas gudang sekitar 2 juta ton, terutama untuk mengantisipasi kebutuhan penyimpanan pada semester II 2026 saat puncak penyerapan berlangsung.
Selain kesiapan gudang, Bulog juga menyampaikan perkembangan penugasan distribusi Minyakita melalui skema kewajiban pasar dalam negeri (domestic market obligation/DMO).
