Jamkrindo Luncurkan Jaguars
BUMNINC.COM I Industri penjaminan mencatatkan sejarah baru. PT Jamkrindo sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia berhasil mengembangkan sistem informasi penjaminan terintegrasi bernama Jamkrindo Guarantee System atau Jaguars.
Selama ini, terdapat cukup banyak tantangan dalam mengembangkan teknologi informasi di perusahaan penjaminan sebagai salah satu bagian ekosistem industri keuangan non bank. Hal ini terjadi karena aplikasi dan sistem yang tersedia di pasar belum sepenuhnya mampu mengakomodasi kebutuhan khusus model bisnis dan proses bisnis penjaminan.
Perusahaan penjaminan, termasuk Jamkrindo harus mengembangkan sistemnya secara mandiri (in-house) untuk memenuhi kebutuhan spesifik perusahaan yang tidak dapat diakomodasi oleh perangkat lunak komersial. Pengembangan ini sekaligus menggali seluruh kekayaan pengetahuan dan pengalaman dalam industri penjaminan yang menjadi keunggulan Jamkrindo selama ini.
Direktur Operasional dan Jaringan Jamkrindo Suwarsito mengatakan, Jaguars merupakan terobosan dan inovasi Jamkrindo untuk menghadirkan pelayanan prima bagi seluruh mitra kerja perusahaan. Sistem ini menjadi sistem informasi penjaminan terintegrasi pertama di Indonesia yang mendorong proses penjaminan lebih efisien, transparan, dan dapat diandalkan.
Sebelum memiliki sistem informasi penjaminan Jaguars, Jamkrindo memiliki banyak aplikasi untuk menunjang kebutuhan operasional penjaminan. Banyaknya aplikasi tersebut menyebabkan kebutuhan sumber daya yang besar untuk mengelola, baik dari segi perangkat keras, perangkat lunak, maupun sumber daya manusia (SDM). Melalui Jaguars, aplikasi-aplikasi tersebut disatukan dalam satu sistem terinte- grasi sehingga alokasi sumber daya menjadi lebih efektif dan efisien.
”Peluncuran Jaguars tidak hanya berpengaruh pada sisi teknologi, tetapi juga membawa dampak yang signifikan terhadap proses bisnis dan operasional Jamkrindo,” ujar Suwarsito.
Dengan sistem yang terintegrasi, proses penjaminan menjadi lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih efisien. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan yang diberikan kepada seluruh mitra Perusahaan.
”Dengan sistem yang sudah siap dan terstandarisasi ini, calon mitra baru Jamkrindo akan lebih cepat terhubung dengan sistem ini,” demikian lanjutnya.
Hadirnya Jaguars diharapkan dapat memperkuat posisi Jamkrindo di industri penjaminan, memperluas pangsa pasar, dan meningkatkan daya saing perusahaan. Jaguars dikembangkan dengan teknologi microservices yang memberikan beberapa keuntungan strategis.
Dalam arsitektur teknologi informasi Jamkrindo sebagaimana tercermin dalam Jaguars, setiap komponen sistem berdiri sendiri sebagai layanan independen. Keunggulan utama dari pendekatan ini adalah kemampuan untuk menyesuaikan, memperbarui, atau memperbaiki komponen tertentu tanpa harus mengubah seluruh sistem. Hal ini sangat berguna untuk Jamkrindo yang menghadapi dinamika bisnis yang terus berubah.
“Sistem berbasis microservices juga membuat Jaguars memiliki kemampuan scalability yang sangat baik,” ujar Suwarsito.
Lebih jauh Suwarsito mengungkapkan, seiring dengan meningkatnya jumlah mitra dan volume transaksi penjaminan yang dilayani Jamkrindo, Jaguars mampu menangani peningkatan beban kerja tanpa penurunan performa. Dengan kata lain, sistem ini dapat tumbuh sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Tak kalah pentingnya, sifat modular Jaguars membuatnya lebih tangguh menghadapi berbagai kemungkinan gangguan sistem, sekaligus lebih cepat pula pemulihannya. Dari aspek keamanan, Jamkrindo sangat memperhatikan aspek keamanan siber dalam pengembangan maupun operasional Jaguars. Integrasi keamanan siber dilakukan dalam seluruh komponen yang digunakan, sesuai dengan standar keamanan internasional yang telah diterapkan Jamkrindo.
”Jaguars memungkinkan kami untuk memenuhi kebutuhan penjaminan dengan lebih efisien dan fleksibel. Sistem ini dibangun untuk dapat mengikuti perkembangan bisnis yang dinamis serta tuntutan pasar yang semakin kompleks,” jelas Suwarsito.
Di masa mendatang, Jamkrindo berencana untuk terus mengembangkan fitur-fitur tambahan di Jaguars, termasuk pemanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), integrasi dengan ekosistem digital lainnya, dan peningkatan kemampuan data analitik untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.
”Dengan hadirnya Jaguars, Jamkrindo tidak hanya menciptakan inovasi baru, tetapi juga membangun fondasi untuk masa depan penjaminan digital yang lebih maju. Sistem ini memungkinkan Jamkrindo untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus mengoptimalkan layanan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Suwarsito.
Ia menyebutkan bahwa sebagai pionir di industri penjaminan, Jamkrindo bisa membuka akses Jaguars untuk diaplikasikan atau dikomersialisasikan untuk digunakan oleh perusahaan penjaminan lain.
“Karena sifatnya modular, Jaguars bisa digunakan pelaku industri lain,” ujarnya.
Suwarsito optimistis bahwa dengan semakin membaiknya performa dan layanan Jamkrindo, pada akhirnya akan berdampak kepada peningkatan aksesibilitas finansial pelaku UMKM. ”Kami percaya bahwa UMKM memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami berharap terobosan kami dapat memberikan pengaruh terhadap kemudahan aksesibilitas finansial UMKM melalui lembaga keuangan,” ujarnya.
Tulisan ini dikutip dari Majalah Jamkrindo Edisi November 2024
