Pertamina Pastikan Stok dan Distribusi BBM, LPG dan Avtur Aman Selama Libur Panjang
BUMNINC.COM I PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan pasokan BBM, LPG dan avtur dalam keadaan aman dan distribusi lancar selama libur panjang pada 28 Oktober sampai 1 November 2020.
Hal ini disampaikan VP Corporate Communication Pertamina, Fahriyah Usman dalam siaran persnya pada Selasa (27/10/2020). Ia menjelaskan, untuk mengantisipasi kebutuhan energi akibat meningkatnya mobilitas manusia selama lima hari libur panjang, Pertamina telah menyediakan stok yang cukup.
Menurutnya, untuk jenis BBM mulai dari Pertaseries, dexseries, premium dan solar, ketahanan stok secara nasional rata-rata di atas 31 hari, sedangkan untuk LPG diatas 18 hari dan akan terus terjamin ketersediaannya.
“Untuk melayani masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi udara, Pertamina menjamin stok Avtur sangat aman dengan coverage day hingga 66 hari atau sekitar 386 ribu KL,” ungkap Fajriyah.
Selain itu, untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas konsumen rumah tangga, Fajriyah menjelaskan stok LPG di SPPBE dan Depot LPG saat ini dalam kondisi aman. Bahkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan LPG 3kg selama libur panjang ini, Pertamina menyiapkan tambahan fakultatif sebesar 4 persen atau sekitar 5.750 MT/hari.
“Agar kebutuhan energi tetap terpenuhi dan masyarakat tetap nyaman menikmati liburan panjang, Pertamina akan terus memantau adanya kenaikan permintaan LPG dan akan menyiapkan penambahan pasokan secara fakultatif bila diperlukan. Namum kami mengimbau bagi masyarakat yang secara ekonomi terkategori mampu dapat menggunakan LPG Non Subsidi dengan varian Bright Gas,” jelas Fajriyah.
Pertamina juga terus mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan mengingat pandemi COVID-19 belum selesai. Pertamina juga sejak awal pandemi telah menerapkan protokol pencegahan COVID-19 di seluruh fasilitas BBM dan LPG termasuk di SPBU.
“Bagi pelanggan yang ingin mendapatkan informasi tentang produk, layanan termasuk layanan pesan antar atau ingin menyampaikan kritik dan saran dapat menghubungi Pertamina Call Centre 135.**,” pungkas Fajriyah. []
