PPI Ekspor 600 Ton Kopi ke Mesir
BUMNINC.COM I PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Persero tuntaskan ekspor 600 ton kopi ke Mesir. Penuntasan tersebut berhubungan dengan Memorandum of Understanding (MoU) yang sudah ditandatangani PPI dengan pihak Mesir dalam acara Event Trade Expo Indonesia Digital Edition 2021 lalu.
BUMN klaster pangan itu bersama buyer sudah menandatangani kontrak ekspor 600 ton terhitung mulai bulan September hingga Desember 2021, dengan nilai setara USD 1,2 juta.
“Tren kopi di Mesir tidak lepas dari kerja sama yang telah dilakukan selama ini. Indonesia menjadi peringkat pertama pengekspor kopi ke Mesir dengan presentase 54%,” mengutip informasi dari unggahan akun Instagram resmi Kementerian BUMN, Kamis (06/01).
Terakhir, ekspor kopi sebanyak 120 ton untuk Mesir dilakukan pada Desember 2021 lalu, dikirim langsung dari Bandar Lampung. Sesuai kontrak yang ada, ekspor kopi ini akan terus dilakukan secara regular di tahun 2022.
Dirut PPI Nina Sulistyowati menyampaikan, kegiatan ekspor kopi ini adalah hasil kerja sama dengan petani lokal. Tujuan dari hal tersebut tak lain adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
PPI sendiri memiliki produk kopi yang dihasilkan oleh petani Indonesia dari beragam daerah dengan berbagai varian, seperti Aceh Gayo, Sumatera Mandailing, Sumatera Toba, Papua Blend dan Papua Wamena.
“Untuk periode September sampai dengan Desember ini PPI mengambil jenis kopi robusta yang tumbuh di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan. Kopi-kopi ini memiliki cita rasa unik yang dipengaruhi oleh cara pengolahannya dan kekhasan iklim daerah,” terang Nina mengutip situs resmi PT PPI.
PPI optimis bahwa sinergi ini akan terus meningkat antara petani, buyers, dan pihak yang berkaitan. Kedepannya, PPI menargetkan untuk mengembangkan ekspor ke Mesir dengan produk pertanian lain, seperti rempah-rempah, pala, lengkuas, kayu manis, kapulaga, juga potensi perikanan serta hasil laut.






