Vaksin Merah Putih Masuk Tahap Uji Klinik Fase 1 Awal Februari 2022
BUMNINC.COM I Kepala BPOM Penny K. Lukito mengatakan, saat ini vaksin Merah Putih sedang diteliti Universitas Airlangga (Unair) yang nantinya akan dikembangkan dan diproduksi massal oleh PT Biotis Pharmaceutical Indonesia.
Penny menjelaskan, sejauh ini penelitian vaksin Merah Putih sudah melalui uji praklinik pada hewan. Saat ini masih sedang menunggu pelaksanaan protokol untuk uji klinik fase 1 yang diperkirakan akan dimulai pada awal Februari 2022.
“Diperkirakan 5 Februari akan di-launch uji klinik fase 1 untuk vaksin Merah Putih, sekarang sedang menunggu produksi clinical slot, yaitu yang akan digunakan dalam uji klinik,” kata Penny, Selasa (18/1).
Lebih lanjut, Penny menjelaskan saat ini Eijkman bersama dengan PT Bio Farma juga sedang mengembangkan vaksin BUMN bekerja sama dengan Baylor College of Medicine, Amerika Serikat. Sampai saat ini, uji klinik fase 1 masih terus berlangsung.
Untuk itu, Penny menegaskan BPOM terus memberikan pendampingan kepada lembaga terkait dalam pengembangan vaksinasi dalam negeri agar ke depannya dapat segera bisa digunakan untuk masyarakat.
“Pendampingan BPOM untuk percepatan dukungan pengembangan kemandirian vaksin ini adalah kami sudah lama menyediakan tools, lakukan desk consul, protokol uji klinik, evaluasi data hasil uji, berbagai desk consul, pendampingan untuk para peneliti industri, pengembangan dengan tim ahli, dan melakukan pendampingan secara melekat dan dengan regulasi dari fasilitas produksi,” pungkasnya.
