IJB.Net Diharapakan Jadi Lokomotif Ekonomi Indonesia – Jepang
BUMNINC.COM I Ketua Umum Indonesia-Japan Business Network, Suyoto Rais menyampaikan, kata kunci agar bisa bersaing memperebutkan peluang-peluang bisnis dengan Jepang adalah semua insan Indonesia harus bisa saling bersinergi dan berkontribusi untuk memperbanyak kerja sama bisnis dengan Jepang di segala level.
Dia juga menilai, inovasi menjadi kunci dalam memulihkan perekonomian serta hubungan kemitraan bagi Jepang dan Indonesia setelah ekonomi kedua negara sama-sama terpukul oleh pandemi. Terutama, dengan meningkatkan pemanfaatan teknologi digital serta energi rendah karbon yang kian diminati.
“Kita memang kekurangan instansi/organisasi yang bisa melakukan hal itu. Jepang memiliki instansi yang didukung penuh oleh pemerintah dan pihak-pihak lainnya seperti JICA, JETRO, SMRJ, K-RIP, AOTS, dan lainnya,” tuturnya dalam dalam acara peringatan 3 tahun berdirinya IJB.Net, Selasa, 10 Agustus 2021.
Menurut dia, perusahaan-perusahaan besar Jepang juga memiliki lembaga think tank swasta yang profesional untuk itu. Mereka bisa membantu memberikan solusi atas masalah di negara-negara tujuan, dan juga lihai mendatangkan banyak keuntungan, termasuk mencari solusi atas masalah-masalah besar yang dihadapinya.
“Indonesia-Japan Business Network (IJBNet) yang kami dirikan secara gotong-royong dan diresmikan Menteri Airlangga Hartarto pada 8 Agustus 2018 lalu barangkali salah satu alternatifnya,” imbuhnya.
Senada, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi berharap Indonesia Japan Business Network (IJB.Net) bisa menjadi motor penggerak hubungan kemitraan kedua negara, baik di bidang investasi, perdagangan, maupun inovasi yang terus terjadi dalam dunia bisnis.
Jejaring kemitraan akademisi antara Negeri Sakura dan Tanah Air yang sudah terjalin selama 3 tahun tersebut diyakini mampu menjembatani hubungan kemitraan Indonesia-Jepang yang terdampak akibat pandemi, seiring dengan munculnya tanda-tanda pemulihan ekonomi yang dinilai oleh Kanasugi mulai terlihat.



