Bio Farma Amankan Stok Obat Perawatan COVID-19, Pemerintah Siapkan Skenario Antisipasi Gelombang Ketiga
BUMNINC.COM I Mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 pasca libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), PT Bio Farma (Persero) memastikan kesiapan suplai obat-obatan.
Menurut Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, ada setidaknya 13 obat terkait perawatan COVID-19 yang dipastikan memadai suplainya, termasuk diantaranya Favipiravir, Remdesivir, Oseltamivir, dan Ivermectin.
Dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI pada Senin (8/11/2021), Honesti menjelaskan, sampai 5 November 2021 stok Favipiravir sebanyak 17,42 juta yang bisa digunakan sekitar 335.159 pasien. Sementara Remdesivir stoknya ada sebanyak 236.924 yang diperkirakan bisa digunakan untuk 21.538 pasien. Lalu stok obat Oseltamivir ada sebanyak 12,21 juta yang diperkirakan cukup untuk digunakan sekitar 1,22 juta pasien. Serta stok Ivermectin saat ini ada sebanyak 1,88 juta yang dapat digunakan untuk sekitar 626.800 pasien
“Obat-obat ini sudah terdistribusikan ke titik-titik, di mana nanti obatnya ini bisa didapatkan oleh masyarakat seandainya ada lonjakan,” kata Honesti.
