Dukung UMKM Naik Kelas, Jamkrindo Gelar Workshop Literasi Keuangan di Banjarmasin
BUMNINC.COM PT Jamkrindo terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Terbaru, perusahaan penjaminan ini sukses menyelenggarakan Workshop Literasi Keuangan & Product-Market Fit ke-8 yang berlangsung di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Acara yang digelar pada 18 Juni 2026 ini bertempat di Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan. Mengusung tema strategis “Unlock UMKM 2026: Kelola Cuan, Kuasai Pasar”, workshop ini dirancang khusus untuk membekali para pengusaha lokal dengan kemampuan manajerial dan strategi pasar yang mumpuni.
Kegiatan ini menjadi ruang edukatif bagi para pelaku UMKM untuk memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan keuangan usaha. Selain itu, peserta diajak untuk mengasah kemampuan dalam membaca kebutuhan pasar agar produk yang dihasilkan lebih relevan dengan keinginan konsumen.
Dengan bekal literasi keuangan dan pemahaman product-market fit yang baik, UMKM diharapkan dapat menjadi lebih adaptif, terus berkembang, serta memiliki daya saing yang kuat di tengah kompetisi bisnis yang semakin ketat.
Selain sesi berbagi ilmu, workshop ini juga berfungsi sebagai wadah bagi para pelaku usaha untuk saling bertukar pengalaman (sharing session) dan memperluas jejaring profesional. Jamkrindo berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat kolaborasi antar pelaku UMKM di wilayah Kalimantan Selatan.
Dalam keterangannya, pihak Jamkrindo menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta yang hadir. Pengalaman serta ilmu yang diperoleh selama workshop diharapkan menjadi modal berharga untuk membangun usaha yang lebih kokoh dan berkelanjutan.
“Bersama Jamkrindo, mari terus melangkah, berinovasi, dan mendorong UMKM Indonesia untuk naik kelas,” tulis Jamkrindo dalam pernyataan resminya.
Setelah sukses di Banjarmasin, rangkaian workshop edukasi ini direncanakan akan terus berlanjut ke kota-kota lainnya di Indonesia untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha kecil dan menengah.

