Janggal! Ditemukan Beras Murah Impor di Pasar Cipinang, DPR dan Kementan Masih Selidiki
BUMNINC.COM | Ditemukan beras impor murah di Pasar Cipinang, Jakarta Timur, yang sebabkan tergoncangnya harga beras. Hal itu menimbulkan pertanyaan mengenai siapa pengedar beras yang akhirnya rembes menuju pasaran.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengaku sudah mendapat laporan mengenai keberadaan beras impor di pasar tradisional.
Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Barantan Kementan) Ali Jamil mengakui memang ada pengajuan surat persetujuan impor (SPI) dari badan usaha milik negara (BUMN) PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PT PPI. Namun, pemberian izin sudah keluar sejak tahun lalu.
“Mengenai beras, kami sampaikan kronologis masuknya beras dari Vietnam. Jadi yang pertama itu kami bisa melihat di sini, SPI-nya kepada BUMN itu diterbitkan 15 Oktober 2020. Itu PPI dari Thailand dan Vietnam,” kata Ali Jamil dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (19/1/21).
Pasalnya, Ali Jamil mengklaim sudah memeriksanya ke pasaran, apalagi yang mendapat izin adalah Japonica, bukan dari Sarinah seperti yang beredar di pasaran.
“Kemarin kita juga sudah periksa barangnya dan dokumen kesehatannya, dilengkapi sertifikat, prior notice, dan seluruhnya. Di PC-nya (Phytosanitary Certificate) itu adalah Vietnam Japonica. Dan kami punya fotonya semua adalah Japonica,” sambung Ali.
Ali Jamil menyebut bahwa yang mendapat hak impor bukan BUMN Bulog. “Yang diberi izin PPI, dia bawa ada 16 ribu bag, 800 ton,” sebutnya.
