Tips Nih! Buat Wirausahawan Jaga Kesehatan Finansial Selama Pandemi
BUMNINC.COM | Berbeda dengan krisis ekonomi di tahun 1998 dan 2008, UMKM dapat menjadi penopang ekonomi karena mayoritas mereka belum mendapatkan akses finansial dan permodalan sehingga tidak mendapatkan pengaruh besar.
Namun kali ini, UKM menjadi salah satu yang paling rentan atas imbas COVID-19. Data Goldman Sachs menunjukan bahwa sebanyak 96% pemilik UMKM di Amerika Serikat menyatakan bahwa mereka telah merasakan dampak dari pandemi COVID-19 dan 75% dari usaha mereka mengalami penurunan penjualan, dilansir dari Investordaily, Minggu (7/2/2021).
Founder Fokus UMKM dan CEO Lunas Samsul Hadi menyebut, pascapandemi, usaha di bidang kuliner bakal memiliki pertumbuhan cepat dan menguntungkan. Di samping itu, juga usaha di bidang medis dan telekomunikasi.
Ia menegaskan, UMKM bisa bertahan dan bangkit di masa pandemi dengan cara shifting atau mencari peluang lain, belajar dan berbenah, melakukan inovasi, dan juga melakukan kolaborasi.
Ia mengungkapkan bahwa ada tiga hal yang bisa membuat sebuah usaha naik kelas yang ia sebut dengan Momentum 3Go, yaitu Go Modern, Go Digital, dan Go Global. Go Modern artinya apapun bentuk usahanya wajib memiliki catatan keuangan sederhana, Go Digital agar bisa mengikuti perkembangan dan perubahan tren pasar, dan Go Global yaitu ekspor atau minimal jangan sampai kalah dengan produk impor.
Menurut Samsul, Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi salah satu faktor yang wajib diperkuat. Ia menyebut ada tiga aspek yang harus dibenahi. Yang pertama tentang Entrepreneurship (Kewirausahaan), lalu yang kedua Creativity (Kreativitas), dan ketiga Productivity (Produktivitas).
Standie Nagadi, VP Marketing Mekari, menyatakan di masa sekarang ini penggunaan teknologi akan menjadi solusi terbaik untuk membantu roda perekonomian UKM tetap berjalan.
