Agendakan Swasembada Pangan, Ini yang Dilakukan Bulog di Tahun 2021
BUMNINC.COM | Guna mendukung cita-cita swasembada pangan, tahun 2021 ini Perum Bulog tahun ini meluncurkan beberapa pembaruan.
Diketahui, telah meluncurkan produk baru mereka berupa beras berbahan dasar singkong. Produk ini diberi nama Besita yang merupakan akronim dari beras singkong petani.
Bulog masih memiliki ide lainnya yang tengah digodok. Direktur Utama Bulog Budi Waseso mengungkapkan, perusahaan berencana membuat beras berbahan dasar lainnya yakni dari sagu dan jagung.
Buwas yakin langkah alternatif itu mampu memperkuat ketahanan pangan di tanah air. Terlebih lagi di tengah situasi pandemi COVID-19 yang menuntut pemenuhan kebutuhan pangan ekstra.
“Bulog tidak hanya berpikir pangan itu hanya beras dari padi, sekarang kita membangun bahan dasar dari singkong, jagung. Bahkan kita sudah membuat beras bahan dasar dari sagu,” ujar Buwas dalam virtual conference, Rabu (3/2/2021).
Setidaknya, sambung Buwas, ada potensi jutaan hektare lahan sagu yang belum tergarap. Begitu pula halnya dengan jagung dan singkong. Apalagi sagu merupakan bahan dasar yang potensial.
“Kita buktikan kita punya 5,5 juta hektare lahan sagu yang belum dikelola, punya lahan singkong dan jagung di mana-mana. Sekarang jagung kebanyakan hanya untuk pakan ternak,” sambungnya.
Saat ini, rencana tersebut sudah mulai berjalan melalui kerja sama dengan pihak swasta. Buwas menargetkan produk ini bisa dibikin di tahun 2021, seiring dengan rencana pembuatan sentra produksi Bulog.
“Ini sudah kita lakukan dalam proses, kita kerja sama dengan swasta, beberapa teman-teman swasta yang mau mewujudkan ke swasembada pangan. Insyaallah 2021 semua bisa berjalan dengan baik, termasuk kita punya toko modern atau king market nanti,” pungkas Buwas.
