Airlangga: Pembangunan Untuk Ekonomi Inklusif-Berkelanjutan Pada 2023
BUMNINC.COM I Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah menetapkan kebijakan pembangunan dengan tema produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan pada 2023.
Kebijakan pembangunan tersebut meliputi penghapusan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan dan pendidikan, serta program Kartu Prakerja yang merupakan salah satu andalan, katanya saat membuka acara bertajuk “Momentum Konsolidasi Ekonomi & Politik” yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Dia menyampaikan penanggulangan pengangguran dengan peningkatan decent job akan mendorong pemulihan dunia usaha, terutama UMKM sebagai pilar perekonomian Indonesia, serta mendorong revitalisasi industri, dan penguatan riset terapan.
Selain itu, akan mendorong pembangunan rendah karbon dan transisi energi, percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan sanitasi, serta pembangunan IKN Nusantara.
Airlangga mengatakan, pada 2023 pemerintah akan menindaklanjuti komitmen investasi hasil dari KTT G20 di Bali, yaitu Just Energy Transition Partnership (JETP) sebesar 20 miliar dolar AS untuk energi bersih di Indonesia dan Asia Zero Emission Community yang berkomitmen menyediakan dana sebesar 500 juta dolar AS untuk Indonesia.
