AP I Raih Penghargaan Subroto 2022 Dari Kementerian ESDM
Bandara Internasional Yogyakarta dirancang, dibangun, dan dikelola dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan hidup, di antaranya melalui penggunaan perangkat utilitas yang ramah lingkungan, penerapan manajemen energi, dan manajemen sumber daya air.
Atas berbagai upaya ini, Bandara Internasional Yogyakarta merupakan bandara pertama di Indonesia yang berhasil meraih sertifikat “Gold” Greenship dari Green Building Council Indonesia (GBCI) di tahun 2021.
Atas berbagai upaya ini, Bandara Internasional Yogyakarta berhasil mencapai penghematan penggunaan listrik hingga 25,15 persen atau 119,21 kWh/m2/tahun. Hal ini setara dengan penghematan biaya listrik sebesar Rp16,8 miliar per tahun dengan asumsi biaya listrik Rp1.065,78/kWh.
Bandara Internasional Yogyakarta juga berhasil mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 14.093 ton CO2e/tahun, serta penghematan air hingga 53,01 persen atau 16,68 liter/orang/hari.
“Kami merasa bangga dengan raihan ini, serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi kami terhadap pelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.
Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi (PSBE) merupakan bentuk penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Kementerian ESDM kepada pemangku kepentingan yang berhasil melaksanakan program efisiensi energi, konservasi energi, dan penurunan emisi gas rumah kaca.
AP I sebagai peraih penghargaan PSBE selanjutnya berhak untuk mewakili Indonesia dalam ajang ASEAN Energy Award_ dan Clean Energy Ministerial Leadership Award.
ASEAN Energy Award merupakan kegiatan tahunan regional ASEAN yang diselenggarakan oleh ASEAN Center for Energy (ACE) dalam rangka mempromosikan pemanfaatan energi baru terbarukan serta penerapan efisiensi dan konservasi energi di regional Asia Tenggara.
Clean Energy Ministerial Leadership Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada perusahaan yang menunjukkan keberhasilan serta inovasi dalam penerapan ISO 50001:2018 Sistem Manajemen Energi
