Bank BUMN Catatkan Pertumbuhan Positif Bisnis Kartu Kredit
SVP Credit Card Group Bank Mandiri Lila Noya menambahkan kinerja kartu kredit telah mulai membaik pada kuartal kedua tahun ini. Hal ini seiring dengan mobilitas yang longgar dan kenaikan kepercayaan konsumsi masyarakat.
“Perseroan masih akan selektif dalam mengakuisisi nasabah kartu kredit baru untuk menjaga kualitas produk,” ucapnya.
Menurutnya perseroan pun meningkatkan kinerja untuk meningkatkan penggunaan dengan terus melakukan ekspansi jumlah merchant. “Kami terus fokus pada pertumbuhan volume transaksi pada masa PPKM, seperti transaksi di merchant e-commerce, groceries, health services,” katanya.
Di samping itu, Lila menyampaikan perseroan juga memiliki produk baru power cash bagi nasabah kartu kredit. “Namun, kami tawarkan ke selected card holder, tidak semua dapat akses produk ini,” katanya.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan volume transaksi kartu kredit sekitar 14 persen pada Mei 2021 jika dibandingkan dengan posisi yang sama tahun lalu.
“Pada saat ini, sektor transaksi online (e-commerce) menjadi sektor dominan volume transaksi kartu kredit. Meskipun secara umum, seluruh sektor sangat terdampak akibat PPKM,” ujar Sekretaris Perusahaan BNI Mucharom.
Menurutnya target agar volume kartu kredit BNI pada akhir 2021 lebih tinggi dua persen terhadap tahun 2020. Maka dari itu, perseroan menyiapkan upaya untuk mencapai target.






