BRIS, Kode Saham Bank Syariah Indonesia di BEI yang Capai Peningkatan 5 Kali Lipat
Market kapitalsisasi saat IPO Rp 96 triliun meningkat hingga 3 Februari menjadi Rp 112,8 triliun. “Tentunya, ini adalah tambahan saham dari 2 bank yang lain.
Harapannya, kinerja BRIS yang positif selama dua tahun terakhir dapat mendorong perusahaan kauangan syariah terisnpirasi melantai di bursa.
Sementara, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia, bahwa ia pun menyambut baik kehadiran BSI melantai di BEI.
“10 tahun terakhir, saham Syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang positif,” katanya.
Ia menambahkan, di tahun 2021 sebanyak 4000 saham Syariah atau sekitar 66 persen saham tercatat di BEI.
Sementara, kapitalisasi sebesar Rp 3,5 triliun atau sekitar 47,5 persen dari total kapitalisasi pasar saham BEI.
Kemudian, Dirut BEI itu mengungkapkan bahwa banyak bukti bahwa ruang tumbuh industri saham syariah sangat besar bagi investor saham syariah.
Tercatat, dari 51 saham baru BEI tahun 2020, 38 atau 74,5 persen saham Syariah. 5 tahun terakhir investor saham Syariah Indonesia meningkat 16050 persen. Sebanyak 860800 investor, atau sekitar 5,5% dari total investor saham Indonesia.
“BEI pun mendapat The Best Islamic Capital Market, dari Global Islamic Finance Awards secara berturut dalam 2 tahun terakhir,” ucapnya.
Tak lupa, ia mengucapkan selamat kepada para direksi dan komisaris PT BSI yang telah melantaikan sahamnya di BEI.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir, mengingatkan, transformasi yang dilakukan perusahaan harus berdasarakan tiga hal yakni akuntabilitas, transparansi dan profesionalisme.


