Bulog Akan Ekspor Beras ke Arab Saudi, Begini Kata Buwas
Melansir dari Katadata, Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog Imam Subowo mengatakan, dengan PMN itu, Perum Bulog bakal menambah dan mengoperasikan 22 unit gudang penyimpanan beras serta 14 mesin baru pada tahun depan.
Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam setiap MRMP terdapat mesin pengering gabah berkapasitas 150 ton per hari, mesin penggilingan padi rice milling unit (RMU) kapasitas 6 ton per jam, dan silo kapasitas 6 ton.
Menurutnya, penambahan mesin dilakukan guna memperkuat kualitas produk sekaligus meningkatkan porsi penjualan secara komersial. Dalam jangka panjang, investasi tersebut juga diharapkan dapat menutup utang Bulog dari perbankan.
Di luar gudang dan mesin tersebut, Bulog juga menambah investasi menggunakan dana perusahaan. Investasi tersebut berupa mesin rice to rice dan mesin pengolah beras fortifikan.
Untuk mesin rice to rice, Bulog akan menambah sebanyak 26 unit dengan nilai investasi keseluruhan Rp 104 miliar. Adapun kapasitas mesin rice to rice ini mencapai 3 ton per jam. Imam mengatakan, mesin tersebut dapat digunakan untuk menjaga kualitas beras Bulog.
