Bulog Akan Minta Bantuan Kemenkeu untuk Penyaluran Beras ke TNI, Polri dan ASN
Bulog memiliki tugas menyerap gabah dan beras dari para petani di seluruh wilayah Indonesia sebagai upaya untuk menjaga harga gabah dan beras di tingkat petani agar tidak jatuh. Penyerapan tersebut dilakukan sepanjang tahun berjalan.
Dijelaskan pula bahwa Bulog akan menyerap gabah hingga 1,4 juta ton pada bulan Mei tahun ini sebagai akhir dari masa panen. “Juni kita akan evaluasi paska penyerapan,” ungkapnya
Buwas menerangkan bahwa beras yang akan diserap ini adalah untuk stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang telah diatur oleh Kementerian Dalam Negeri. Ia menerangkan, hingga saat ini Bulog sudah memiliki stok CBP sebanyak 1 juta ton.
Selain itu, Buwas menyebut bahwa pihaknya bisa saja menyerap gabah lebih besar dari 600.000 ton. Apalagi, produksi beras tahun ini diproyeksi mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya. Akan tetapi, Budi mengatakan penyerapan ini harus sesuai dengan kebutuhan penyaluran.
“Artinya kalau diprediksi tadi 900.000 ribu, bisa lebih dari situ juga bisa. Hanya persoalannya ini khusus untuk CBP. Untuk CBP itu penyalurannya tidak ada, itu yang jadi permasalahan, sehingga kita harus menyerap sesuai dengan kebutuhan real,” katanya.[]
