Perseteruan dengan Epic Games Terus Berlanjut, CEO Apple Turun Tangan di Persidangan
BUMNINC.COM | Chief Executive Officer (CEO) Apple, akan turun tangan dan bersaksi pada hari Jumat sebagai saksi utama dalam kasus berisiko tinggi melawan Epic Games yang dapat menjungkirbalikkan model bisnis Apple.
Sidang tersebut bermula dari gugatan antimonopoli yang diajukan tahun lalu oleh Epic Games, pembuat video game Fortnite. Gim tersebut menjadi yang paling populer di dunia dalam beberapa tahun terakhir, menghasilkan total lebih dari USD 9 miliar untuk Epic pada 2018 dan 2019.
Epic bersitegang tentang berapa banyak keuntungan yang didapat Apple dan mencoba membuktikan bahwa cara Apple menjalankan App Store-nya sama dengan monopoli. App Store adalah satu-satunya cara bagi orang untuk menginstal aplikasi dan perangkat lunak di iPhone dan iPad mereka. Kemudian, Apple membebankan komisi kepada pembuat aplikasi hingga 30 persen untuk transaksi dalam aplikasi.
Sebelumnya pun, Apple menuduh Epic memanfaatkan semua yang ditawarkan App Store termasuk teknologi, pemasaran, jangkauan pelanggan dan banyak lagi. Selama dua tahun Fortnite berada di App Store.
Apple berpendapat, setiap kali musim baru permainan diluncurkan, Apple mempromosikannya dengan mengirimkan tweet, bahkan memasang iklan di Times Square untuk mempromosikan Fortnite.
Apple mengatakan berkat dukungannya selama dua tahun yang singkat, Fortnite menjadi sukses besar dengan 130 juta unduhan di 174 negara.
