CSR Jamkrindo 2021, Investasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pendirian Rumah Sampah
Jamkrindo bersama Yayasan Kelompok Kerja Salarea atau Salarea Foundation meresmikan Rumah Sampah Salarea di tiga lokasi yakni Cikoang dan Loji di Kecamatan Batu, serta Pasir Waru Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Agustus lalu.
Rumah Sampah Salarea ini merupakan rintisan pengembangan bank sampah berbasis komunitas dan pemberdayaan masyarakat ini menjadi bagian dari ikhtiar dalam membangun kesadaran dan kepedulian kolektif terhadap aspek lingkungan, khususnya persoalan sampah yang semakin akut dan kompleks.
Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Abdul Bari menyebutkan, pihaknya terus memperluas jangkauan pemberdayaan masyarakat, termasuk di wilayah Garut.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kehadiran rumah sampah ditargetkan mampu menjawab tantangan sampah liar yang semakin mengkhawatirkan di wilayah Cibatu dan sekitarnya. Apalagi, untuk pertama kalinya sejumlah wilayah di Cibatu yang dekat dengan bantaran kali kebanjiran cukup parah pada awal tahun ini.
Salah satu penyebabnya adalah banyak kali yang dangkal dan menyempit akibat dipenuhi sampah plastik. Padahal, Cibatu ini dikenal sebagai wilayah terparah di Garut Utara yang langganan krisis air bersih tiap tahun di musim kemarau.
Atas dasar itu, Jamkrindo terus berkomitmen dalam pemberdayaan masyarakat dan merespons positif upaya pengembangan rumah sampah guna mengatasi problem sampah tersebut.
Selain mendirikan rumah sampah, di Garut Jamkrindo juga membantu pengembangan ekonomi petani kopi lewat pembuatan demplot (Demontration Plot adalah suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani, dengan cara membuat lahan percontohan) kopi dan sejumlah fasilitasi serta pelatihan-pelatihan seperti pembuatan kompos.


