Dana Hibah Pariwisata Tahun Ini Naik, Biro Perjalanan Bakal Kebagian
BUMNINC.COM I Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor industri yang sangat merasakan dampak pandemi COVID-19. Larangan mudik musim libur lebaran tahun ini juga membuat situasi semakin menantang bagi pelaku pariwisata.
Karenanya, pemerintah akan kembali menggelontorkan dana hibah pariwisata. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno dalam konferensi pers mingguan secara hibrid pada Selasa (27/4/2021) menjelaskan, saat ini status dana hibah masih proses dalam pengajuan di program PEN 2021 sebagai bagian program PEN sektoral Kementerian/Lembaga (K/L) dukungan pariwisata.
Ia menjelaskan, untuk tahun ini, dana hibah pariwisata telah diusulkan untuk ditingkatkan jumlahnya dan diperluas jangkauan. Dari tahun lalu sebesar Rp3,3 triliun menjadi Rp3,7 triliun di tahun ini dengan cakupan tidak hanya untuk hotel dan restoran tapi juga biro perjalanan.
Dana hibah pariwisata 2021 diusulkan menggunakan data pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan tahun 2019 dan pajak penghasilan atau pajak pertambahan nilai 2019 untuk usaha biro perjalanan wisata (BPW).
“Tapi kami mendapatkan indikasi positif karena sebagian program PEN sektoral K/L untuk dukungan pariwisata akan diprioritaskan,” kata Sandiaga.
