Digitalisasi UMKM Jadi Keniscayaan Kala Milenial Dominasi Struktur Penduduk
Supaya transaksi digital semakin aman, diharapkan UMKM dapat memanfaatkan sistem pembayaran berbasis Standar Nasional Pembayaran Digital Berbasis QR Code (QRIS). Tahun ini, BI menargetkan 12 juta merchant UMKM menggunakan QRIS.
Senior Executive Vice President Micro and Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K Triprakoso menuturkan, inklusi keuangan Bank Mandiri dilakukan melalui 2.505 cabang dan 80.802 Mandiri Agen. Cabang dan agen tersebut tersebar di 34 provinsi, 454 kabupaten/kota, dan 6.000 lebih kecamatan.
”Kami fokus pada tiga hal untuk memperluas penetrasi inklusi keuangan, yakni kanal distribusi, produk berbasis transaksi, dan digitalisasi proses,” ujarnya.
Josephus menambahkan, kolaborasi dengan mitra strategis melalui pemanfaatan teknologi digital juga dilakukan untuk mengembangkan rantai nilai UMKM. Bank Mandiri bekerja sama dengan pelaku teknologi finansial (tekfin), e-dagang, dan komunitas.
Sementara itu, Direktur Marketing LinkAja Edward Kilian Suwignyo mengatakan, LinkAja mendorong inklusi keuangan dan ekonomi dengan berfokus pada masyarakat kelas menengah bawah dan segmen UMKM. LinkAja yang diluncurkan pada Juni 2019 juga membangun ekosistem yang melibatkan para pelaku jasa di sektor telekomunikasi, transportasi, e-dagang, pariwisata, layanan keuangan, pedagang nasional, dan UMKM.
