Dirut RNI Beberkan Alasan Pentingnya Dibentuk Holding BUMN Pangan
BUMNINC.COM | Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Arief Prasetyo Adi ungkapkan ide awal perlunya dilakukan pembentukan holding BUMN pangan.
Ia memaparkan, yang melatarbelakangi perlunya holding tersebut,dalah untuk menjawab tantangan di sektor pangan, seperti ketahanan pangan yang berdasarkan food global indeks berada di level 62 dari 113 negara.
Lalu, peningkatan inklusivitas atau kesejahteraan petani, nelayan dan peternak serta upaya untuk memodernisasi teknologi di bidang pertanian.
Ditambahkannya, dalam meningkatkan ketahanan pangan, holding pangan akan berupaya meningkatkan hasil pertanian, perikanan peternakan, melalui penambahan luas lahan, peningkatan kemitraan, melakukan transparansi harga, penurunan biaya logistik
“Kita punya BGR melalui konsolidasi supply chain jadi end to end dari input-processing-production sampai di akhir warehousing-retail di hilir,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (29/4/2021).
Sementara, beberapa isu lainnya seperti kita ingin meningkatkan inklusivitas atau kesejahteraan petani, nelayan dan peternak yang diukur biasanya dengan nilai tukar.
Hal itu akan menemui tantangan dalam hal operational excellence dan modernisasi teknologi.
“Kami sekarang konsolidasi baik existing bisnis dari aset 8 BUMN pangan ini kurang lebih aset sembilan BUMN pangan ini Rp28 triliun saat ini yang kami rencanakan adalah optimalisasi aset dan perbaikan internal di setiap perusahan dulu,” ujarnya.


