Erick Thohir Sebut Investasi EV Battery Tiongkok ke Indonesia Senilai USD 5 Miliar
BUMNINC.COM | Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir singgung keberlanjutan investasi Tiongkok untuk proyek pembangunan pabrik EV Battery di Indonesia.
Hal itu disampaikan setelah kunjungannya ke Wuyi, Tiongkok, melakukan pertemuan dengan Vice Chairman dari State-Owned Asset Supervision and Administration (SASAC), Mr. Ren Hongbin.
Sebagai informasi, SASAC adalah instansi pemerintah Tiongkok yang mengelola 97 BUMN Tiongkok
Investasi itu akan dilakukan CBL yang merupakan konsorsium Tiongkok yang terdiri dari Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL), Brunp, dan Lygend.
Konsorsium itu nantinya akan bermitra dengan konsorsium BUMN yang terdiri dari MIND ID, Pertamina, PLN, dan Antam untuk pengembangan EV Battery.
Erick mengungkapkan, nilai investasi itu akan memakan dana kurang lebih senilai USD 5 miliar. “Kalau ada masalah di lapangan, bisa diurus dengan BKPM ( Badan Koordinasi Penanaman Modal),” ungkap Erick saat memaparkan hasil kunjungan kerja melalui siaran pers daring, Jumat (2/4/2021).
Erick juga mengungkapkan bahwa kunjungan itu adalah tindak lanjut untuk kerja sama yang sebelumnya telah disepakati sebelumnya dengan penandatanganan nota kesepahaman.


