Indonesia Menuju Pusat Fashion Muslim Dunia
Berdasarkan laporan The State Global Islamic Economy Report 2020/2021, konsumsi fashion muslim dunia pada tahun 2019 bisa mencapai 277 miliar dolar AS. Sementara di Indonesia, konsumsi fashion muslim pada 2019 tercatat sebesar 16 miliar dolar AS. Indonesia pun menjadi negara kelima di dunia dengan konsumsi fashion muslim terbesar setelah negara Iran, Turki, Arabia, dan Pakistan.
Laporan tersebut juga menyebutkan, Indonesia meraih peringkat ketiga sebagai negara pengembang industri fashion muslim terbaik setelah Uni Emirat Arab dan Turki. Ini berarti, peluang Indonesia memimpin pasar fashion muslim baik dalam negeri maupun internasional sangat besar dan menjanjikan.
Apalagi fashion muslim Indonesia didukung keragaman desain yang dibalut kekayaan budaya lokal serta didukung industri garmen dan tekstil yang besar.
Dalam sebuah kesempatan, Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyatakan optimismenya bahwa industri fashion muslim Indonesia siap bersaing di kancah global. “Kekuatan pasar fashion muslim Indonesia ini harusnya bisa menciptakan industri yang bagus dan bisa menjadi pangsa ekspor. Tugas kami sebagai Kementerian Perdagangan adalah memancing industri, akademisi, dan para desainer fesyen muslim bisa berkolaborasi bersama untuk menciptakan kekuatan pasar fesyen muslim Indonesia,” ujarnya.
Hanya saja, untuk mewujudkan cita-cita fashion muslim Indonesia menembus pasar global perlu kerja sama dari seluruh stakeholder industri fashion muslim. Mulai dari desainer, akademisi, pelaku bisnis, platform digital, asosiasi, pemerintah, dan masyarakat.
