Indonesia raih kesepakatan bisnis Rp2,15 triliun dari pebisnis Jepang
Mereka juga mengikuti business matching dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia Komite Jepang, Kadin Kota Bogor dan beberapa pihak swasta di bidang kesehatan dan pertanian.
Di akhir kunjungannya, delegasi Jepang itu mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sanur, Bali.
Ahli penyakit infeksi dari Hiroshima University, Hiroki Ohge, yang ikut dalam rombongan itu, mengatakan siap mengembangkan rumah sakit internasional di kawasan ekonomi khusus itu.
“Hiroshima University memiliki keunggulan di bidang riset kedokteran. Kami siap mendukung pengembangan Bali International Hospital di KEK di Sanur Bali dengan mengirimkan tenaga kesehatan dan teknologi kedokteran terkini,” ujar Hiroki Ohge.
Selama di Bali, delegasi bisnis Jepang juga diundang oleh Presiden Komisaris Kura-Kura Bali Tantowi Yahya untuk meninjau perkembangan area yang akan menjadi salah satu pusat riset berskala internasional.
Mereka juga diterima oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dan mengikuti kegiatan business matching dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bali.

