Indonesia Re Dapat Sinyal Positif dari Kementerian BUMN Terkait Modal
Langkah berikutnya adalah pengelolaan arus kas perusahaan dengan upaya percepatan penyelesaian utang piutang melalui rekonsiliasi dengan perusahaan ceding, termasuk membentuk task force sehingga memudahkan koordinasi. Dalam hal efisiensi biaya, Indonesia Re telah menerapkan aspek urgensi.
“Selain perbaikan di sisi bisnis, perusahaan juga sedang melakukan upaya lain seperti penyelesaian hukum dan pajak, di mana sebagian besar telah selesai di tahun 2022 dan 2023 ini. Kami juga fokus pada peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang unggul. Dalam hal ini, Indonesia Re memastikan adanya peningkatan kompetensi SDM Unggul dalam bentuk sertifikasi profesi nasional dan internasional,” ujar Benny.
Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa pihaknya menjaga tata kelola perusahaan yang profesional, akuntabel, dan transparan. Wujud transparansi Indonesia Re di antaranya dengan melakukan penyampaian laporan keuangan sesuai regulasi, penyampaian informasi terkini pada pemegang saham, serta rutin berkonsultasi dengan OJK sebagai regulator.
“Indonesia Re terus berupaya menerapkan strategi dan kebijakan untuk meningkatkan portofolio bisnis yang kuat, serta bisa bertahan di berbagai tantangan industri. Kami optimis, dengan komitmen dan kemampuan yang dimiliki, Indonesia Re akan menghasilkan kinerja yang lebih baik di tahun 2023,” ujar Benny pula.
