Indonesia Resesi Ekonomi, Bagaimana Nasib Negara Lainnya?
Wisman Jepang di Pantai (foto: cnnIndonesia.com)
BUMNINC.COM | Indonesia menghadapi resesi ekonomi berdasarkan data pertumbuhan ekonomi kuartal tiga 2020 dari Badan Pusat Statistik (BPS) bulan november 2020. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat minus 3,49 persen, sebelumnya pada kuartal dua minus 5,32 persen.
Momentum Indonesia resesi ekonomi kembali setelah 22 tahun setelah badai resesi tahun 1998, telah mempengaruhi banyak sektor, salah satunya pariwisata. Gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK terjadi di salah satu sektor andalan Indonesia ini.
Wisata belanja juga merasakan dampak Indonesia resesi selain PHK, melambatnya ekonomi ini merupakan salah satu akibat dari penurunan daya beli. Contoh wisata belanja yang terdampak adalah pusat perbelanjaan atau mall, yang mengalami kerugian selama pandemi COVID-19 yang berujung resesi ekonomi.
Sebenarnya Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang mengalami resesi ekonomi, selama perjuangan melawan pandemi corona. Negara-negara tersebut melakukan berbagai usaha demi bisa bangkit kembali, termasuk dalam sektor pariwisata.
Di eropa Negara Spanyol merasakan pukulan keras menghadapi dampak pandemi corona. Kondisi serupa Indonesia, resesi ekonomi berdampak besar di Spanyol, yang mengalami pertumbuhan ekonomi minus 21,5 persen. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi kuartal terakhir adalah minus 4,2 persen.
Spanyol mengambil kebijakan penerapan protokol kesehatan demi menyelamatkan ekonomi dan pariwisata. Kebijakan pakai masker ini diprotes pengusaha yang khawatir bisnisnya tidak bisa pulih. Menteri Pariwisata Kepulauan Balearic Iago Neguerela mendukung kebijakan protocol kesehatan tersebut. Menurutnya yang penting adalah memastikan destinasi wisata tetap aman.
