Inovasi Teknologi Anak Negeri Atasi Pandemi, Ciptakan Robot sampai Tes PCR Swab dengan Air Liur
- Alat Rapid dan PCR Test kit yang dikembangkan oleh Universitas Padjajaran dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
- Robot RAISA dan Autonomous UVC Mobile Robot yang berfungsi menggantikan tenaga kesehatan agar tidak terus berinteraksi dengan pasien.

- Ventilator BPPT35-LEN: “Jadi sekarang kita tidak 100 persen impor ventilator karena kita bisa penuhi sendiri. Tahun ini targetnya kita selesaikan ventilator untuk kebutuhan ICU,” tegas Bambang.
- Mobile Lab BSL 2.:
Untuk diketahui mobile lab atau laboratorium berjalan ini bertransformasi dari awalnya berupa container, trailer, sampai dalam bentuk bus sehingga lebih mudah berpindah.
Saat ini Mobile Lab BSL 2 sedang dipinjamkan ke Pemerintah Kota Tangerang Selatan sebagai upaya mempercepat pelacakan kasus COVID-19 di wilayah tersebut.
- Gnose:

Alat deteksi COVID-19 dari embusan napas ini besutan Universitas Gadjah Mada. Menurut Bambang, “Saat ini kita dorong Gnose sebagai alat screening utama bukan alat diagnosis. Nantinya simpul transportasi dan tempat yang banyak lalu lintas manusia akan menggunakan alat ini.”
- Vaksin Merah Putih
Vaksin COVID-19 ini merupakan kolaborasi enam institusi yakni Lembaga Penelitian Eijkman, LIPI, Universitas Indonesia, UGM, Universitas Airlangga, dan ITB. Targetnya bibit vaksin ini bisa rampung di pertengahan Maret lalu diserahkan ke PT Bio Farma (Persero) untuk diproduksi.
