Kinarya: MUFFEST+ 2022 Targetkan Nilai Transaksi Rp35 Miliar
Ketua Nasional Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma menyampaikan, pihaknya berkomitmen berupaya menjadikan Indonesia sebagai kiblat muslim fashion dunia.
Komitmen itu tidak hanya diucapkan secara lisan saja, tapi juga direalisasikan dengan dihadirkanya kembali acara tahunan Muslim Fashion Festival atau Muffest+ 2022 dengan tema “Muslim Fashion, Muslim Lifestyle”.
Muffest+2022 dinilai bisa menjadi lokomotif supaya Indonesia bisa menjadi kiblat perkembangan industri muslim fashion dunua.
“Tidak hanya statement, IFC ingin menjadikan Indonesia sebagai kiblat fesyen muslim dunia, dengan menghadirkan Muffest+2022,” kata Ali dalam pembukaan Muffest+ 2022 di Grand Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis 21 April 2022.
Namun, Ali menyatakan, membuat satu event seperti Muffest+ 2022 saja tidak cukup. Perlu ada event-event mengenai industri muslim fashion lain supaya bergema hingga tingkat global.
Di samping itu, diperlukan kolaborasi semua pihak baik dari pemerintah, perusahaan swasta, maupun stakeholder terkait untuk menjadikan Indonesia kiblat muslim fashion dunia.
“Asosiasi tidak cukup, harus ada kolaborasi untuk melengkapi sehingga industri muslim fashion ini maju,” ujar Ali.
Selain itu, untuk memuluskan rencana tersebut, pelaku usaha muslim fashion dan masyarakat harus memiliki kesadaran mengenai sustainable fashion atau fashion berkelanjutan. Kesadaran itu merupakan satu langkah supaya industri muslim fashion di Indonesia mendunia.
“Sustainable fashion atau fashion berkelanjutan tidak hanya produk, tapi menajemen bisnis, ekonomi di industri fashion bisa sustainable melalui proses yang benar dan ikuti kemajuan industri fashion dunia,” ujar Ali.
