M. Lutfi Jelaskan Alasan Industri Non Migas Indonesia Bakal Semakin Bersinar
BUMNINC.COM I Neraca perdagangan industri pengolahan non migas tercatat sepanjang Januari-Maret 2021 mengalami surplus sebesar USD3,69 miliar. Hal ini memberi keyakinan bahwa produk ekspor non migas Indonesia bakal semakin bersinar di masa depan. Hal tersebut diungkapkan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi dalam Kuliah Umum Universitas Indonesia, Senin (26/4/2021).
Lutfi mengatakan bahwa produk ekspor masa depan Indonesia ini adalah barang yang sudah diolah sehingga memberi nilai tambah yang lebih.
“Ada tiga item, yang menunjukkan Indonesia berevolusi menjadi pengekspor barang nilai tambah. Pertama, iron and steel produk baja dan stainless steel pada kuartal I 2021 ini membukukan ekspor US$ 3,6 miliar dolar, tumbuh 60%,” kata Lutfi.
Ia menjelaskan produk stainless steel ini cukup efisien untuk diproduksi karena Indonesia memiliki bahan dan teknologi dari hulu – hilir. Dimana bisa membuat harga stainless steel Indonesia murah, yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu produsen stainless steel terbesar di Dunia. Pasar yang menjadi tujuan 70% diekspor ke China.
Kedua, ekspor vehicle and parts juga semakin menarik, pada tiga bulan pertama 2021 nilai ekspor mobil dan suku cadang mencapai US$ 2,34 miliar, naik 15,75% dari periode sama tahun lalu sebesar US$ 2,02 miliar.
