Perbankan Dorong Nasabah Gunakan Transaksi Digital
BRIBrain juga terkait Fraud and Risk Analytics di mana perbankan bisa mendeteksi kejanggalan dari transaksi penarikan tunai yang dilakukan nasabah di ATM. Apabila ada nasabah yang sering mengambil uang di ATM di Senayan lalu tiba-tiba ada penarikan tunai di Papua maka transaksi tersebut akan masuk kategori janggal dan rekening bisa langsung diblokir.
SVP Digital Banking Delivery Bank Mandiri, Victor Erico Korompis, mengatakan pihaknya telah membuat Livin untuk membuat kenyamanan dan keamanan nasabah bertransaksi.
“Bank Mandiri berinovasi dari dalam diri. Kita mulai dengan membangun Livin. Livin adalah produk Mandiri yang 100 persen karya anak bangsa, karya anak Mandiri. Jadi kalau kita lihat di sini, dalam journey nya, balik lagi, fokus kita ke siapa sih, ke pelanggannya ya, gimana kita bisa fokus ke pelanggan. Jadi sekarang kita itu ada dalam 4 tahapan Livin,” kata Victor
CTO Sibernetik Integra Data, Arif Hasani, mengemukakan dua solusi dalam menjawab tantangan teknologi sebagai respons Livin Bank Mandiri. Ia mengatakan ada banyak data pengguna teknologi dalam aktivitas perbankan yang memerlukan wadah besar, yang sanggup menampung data-data tersebut.
Sibernetik Integra Data diketahui saat ini sedang menjalin kerja sama dengan Qlik, Confluent, dan Imply dalam menyediakan tempat bagi data-data para pengguna teknologi yang dinamakan Aerospike.
