Pertamina Anggarkan Belanja Modal 10 miliar dolar AS, Optimistis Kinerja Tumbuh
Agus menjelaskan, dari total 10,7 miliar dolar AS, sebanyak 46 persen akan didedikasikan untuk kegiatan hulu migas sebagai upaya memastikan peningkatan produksi serta cadangan migas sehingga dapat berdampak pada penurunan impor minyak mentah nasional.
Lalu 36 persen lainnya akan dialokasikan untuk melanjutkan pengembangan kilang dan petrokimia, sedangkan 18 persen sisanya akan diserap untuk kegiatan bisnis lain, termasuk melanjutkan pengembangan energi baru dan terbarukan.
“Anggaran tersebut menunjukkan optimisme Pertamina yang tinggi untuk tetap tumbuh dan bangkit di tengah pandemi COVID-19 dengan melanjutkan proyek atau pengembangan bisnis yang telah jalan sejak tahun sebelumnya dan pada saat bersamaan, menciptakan program inisiatif baru,” ujar Agus.
Menurut Agus, dengan capex tersebut dipastikan rencana kerja operasional di 2021 pun dapat berjalan dengan baik, diantaranya untuk mencapai target produksi migas dari lapangan Pertamina di dalam maupun luar negeri.
Di samping itu, penambahan cadangan migas pun ditargetkan mencapai 696 MMBOE atau hampir empat kali lipat dari target penambahan cadangan tahun lalu.
