Petrokimia GresikDapat Tambahan Pasokan Gas Bumi Amankan Produksi
BUMNINC.COM I Petrokimia Gresik, anggota holding Pupuk Indonesia mendapatkan tambahan pasokan gas bumi sebesar 15 hingga 17 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB) Bojonegoro, Jawa Timur.
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dalam keterangannya di Jakarta, Senin menyatakan tambahan gas ini akan digunakan untuk mengamankan bahan baku pupuk guna memenuhi kebutuhan pupuk nasional 2023.
“Seiring tingginya kebutuhan pupuk dan pangan nasional, maka kebutuhan gas sebagai bahan baku pupuk juga semakin meningkat. Penambahan pasokan gas dari PT PGN (Pertamina Gas Negara) ini menjadi sangat penting untuk kelancaran produksi pupuk di Petrokimia Gresik,” katanya.
Tingginya kebutuhan pupuk dalam negeri, tambahnya, salah satunya ditandai dengan naiknya alokasi Pemerintah untuk pemenuhan pupuk bersubsidi nasional tahun 2023 sekitar 16 persen dari tahun sebelumnya.
“Dengan penambahan suplai gas ini, kami optimis Petrokimia Gresik akan semakin siap menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi serta memenuhi kebutuhan pupuk nasional melalui pasar komersial dengan baik,” ujarnya.
Menurut Dwi Satriyo penyaluran perdana gas bumi dari Lapangan JTB ke Petrokimia Gresik telah dilakukan pada 16 Januari 2023 dengan memanfaatkan Pipa Transmisi Gresik-Semarang yang dikelola oleh afiliasi Subholding Gas yaitu PT Pertamina Gas (Pertagas).
