PGN Pastikan Pembangunan Pipa Gas Semarang-kendal Sesuai Target
Kemudian, perizinan juga tengah berproses untuk crossing. Untuk ruas pipa yang melintas di jalur transportasi publik, PGN akan menjaga pekerjaan tetap tertib dan aman sesuai aspek HSSE.
“Kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai target sebelum pipa transmisi Semarang-Batang selesai,” kata Achmad.
Melalui pipa distribusi Semarang-Kendal, pada tahap awal, PGN akan melayani kebutuhan gas di Kawasan Industri Kendal (KIK) sekaligus memanfaatkan pipa transmisi Cirebon-Semarang (Cisem).
Dengan kapasitas pengangkutan sebesar 13 MMSCFD, sumber gas berasal dari PEPC Jambaran Tiung Biru.
Menurut dia, PGN melengkapi infrastruktur di KI Kendal melalui pipa distribusi tersebut.
“Keberadaan infrastruktur gas bersama dengan infrastruktur penunjang KI lainnya diharapkan semakin menarik investor, sehingga bisa menambah pemasukan investasi daerah. Efek positif lainnya yakni menopang pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah,” katanya.
Ia pun menambahkan secara bertahap, pipa distribusi yang terintegrasi dengan KI Kendal akan dibangun agar dapat melayani kawasan industri lainnya serta dapat melayani segmen komersial, transportasi, dan rumah tangga di sekitarnya.
“Selama ini, PGN telah melayani kebutuhan gas bumi di Semarang dan sekitarnya. Namun, sebagian besar masih menggunakan CNG. Utilisasi pipa distribusi Semarang-Kendal dan Batang nanti, diharapkan ketahanan energi gas bumi bisa meningkat. Dengan begitu, bisa lebih besar volume gas yang didistribusikan dan semakin bervariasi sektor pengguna gasnya,” ujar Achmad.
