Presiden: Indonesia Harus Miliki Strategi Besar Untuk Kuat dan Mandiri
BUMNINC.COM I Presiden RI Joko Widodo menegaskan bangsa Indonesia harus memiliki strategi besar untuk menjadi kuat dan mandiri di tengah situasi dunia yang bergejolak saat ini.
Hal tersebut disampaikan Jokowi melalui arahannya yang disampaikan secara daring pada acara Rapat Koordinasi Monev Inpres 2 Tahun 2022 yang disaksikan melalui kanal YouTube Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Jakarta, Selasa.
“Kita sedang menghadapi situasi dunia yang tidak baik-baik saja. Untuk itu, kita harus punya strategi besar dengan menggunakan kekuatan yang kita miliki untuk makin kuat dan mandiri,” kata Presiden.
Jokowi menyebutkan salah satu strateginya adalah meningkatkan penggunaan dan belanja produk-produk dalam negeri.
Dengan membeli produk-produk dalam negeri, kata Presiden, akan terbuka lapangan kerja sekaligus menghidupkan industri-industri kecil di dalam negeri sehingga perekonomian nasional akan terus bergerak dan tumbuh secara berkelanjutan.
Berdasarkan laporan yang diterima dari LKPP, kata Jokowi, capaian penggunaan produk dalam negeri sudah mencapai angka Rp547 triliun atau 44,9 persen.
Menurut Presiden, hal tersebut merupakan capaian yang bagus yang menunjukkan belanja produk dalam negeri sudah makin meningkat.
“Lebih dari 40 persen yang ditargetkan. Kendati demikian, belanja produk dalam negeri pada tahun 2023 harus lebih tinggi lagi,” ujarnya.
