Presiden RI: Kemitraan ASEAN-India Penjaga Stabilitas Indo-Pasifik
Presiden Jokowi mengimbau jangan sampai terjadi kembali terputusnya rantai pasok bahan baku obat dan obat-obatan pada masa mendatang.
“Ketiga, kerja sama di bidang pangan. Jika hal ini digabungkan, maka jumlah rakyat ASEAN dan India mencapai sekitar 2 miliar orang, kita harus bekerja sama agar krisis pupuk tidak terjadi,” tutur Presiden.
Presiden menambahkan, berdasarkan laporan “Global Crisis Response Group” yang menyebutkan bahwa jika krisis pupuk terjadi, maka akan berdampak pada produksi beras tahun depan dan mempengaruhi lebih dari 3 miliar orang.
“ASEAN-India harus menjadi pendorong agar krisis pupuk dapat dihindari,” pungkas Presiden Jokowi.
Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT Ke-19 ASEAN – India, yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno
