Produksi Listrik Geothermal Pertamina Naik 14 persen, Berikut Penyebabnya
BUMNINC.COM I PT Pertamina (Persero) melalui afiliasinya PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) selama pandemi COVID-19 berhasil mencatat produksi setara listrik sebesar 4.618 GWh. Pencapaian ini lebih tinggi 14 persen dari target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2020 yaitu sebesar 4.045 GWh.
Direktur Utama PGE, Ahmad Yuniarto, mengatakan realisasi tercapai diatas target karena pembangkitan dan penyerapan yang optimal di area-area PGE. “Produksi setara listrik sebesar 14 persen lebih tinggi dari RKAP karena pembangkitan dan penyerapan yang optimal dari area panas bumi PGE,” jelasnya.
Selain menjaga pasokan listrik dari pembangkit yang telah dioperasikan saat ini, PGE juga melakukan kajian dalam rangka meningkatkan kapasitas terpasang panas bumi untuk pembangkitan energi listrik. Area yang menjadi fokus awal dalam kajian ini adalah Area Ulubelu (Lampung) dan Area Lahendong (Sulawesi Utara).
“Kita juga berharap kajian yang dilakukan untuk pengembangan wilayah kerja PGE dapat memberikan hasil yang positif untuk pengembangan panas bumi di Indonesia,” imbuh Ahmad.
