PT Jamkrindo Bangun Optimisme Pelaku Wisata Geopark Ciletuh
Selama 3 hari, mulai dari Jumat sampai Minggu (14-16 Agustus 2020), PT Jamkrindo mengadakan berbagai kegiatan, mulai dari penyerahan du ataman bacaan, aksi tanam pohon, pemasangan spanduk kampanye 3 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan), sampai pembagian masker dan pelatihan pengolahan mangga.
Melalui siaran persnya, pada 15 Agustus lalu PT Jamkrindo telah menyerahkan taman bacaan untuk masyarakat di Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, dan untuk masyarakat Ciwaru, Kecamatan Ciemas. Sementara itu, pembagian masker diberikan kepada masyarakat dan pengunjung Pantai Palangpang, Kecamatan Ciemas, serta untuk guru dan siswa SDN Cipaku sebanyak 400 masker.
Sedangkan belasan spanduk kampanye 3M dipasang di beberapa destinasi wisata dan tempat strategis lain di Kecamatan Ciemas.

Kegiatan pelestarian alam berupa penanaman pohon dilaksanakan di Pantai Palangpang. Ini merupakan kelanjutan dari kegiatan yang sama pada Desember 2019 dan Juli 2020. PT Jamkrindo menggandeng Pemerintah Desa Ciwaru dan Ikatan Homestay Ciletuh untuk menambah kawasan hijau di sepanjang Pantai Palangpang.
Di Kecamatan Ciemas ini juga terdapat kebun mangga milik masyarakat seluas 200 hektare yang hasil panennya bisa mencapai ratusan ton. Itu kenapa PT Jamkrindo juga mengadakan pelatihan pengolahan mangga kepada para anggota UKM Saluyu, sebuah kelompok pelaku usaha rumahan di Kecamatan Ciemas. Pelatihan ini diharapkan bisa memberi nilai tambah pada komoditas mangga yang menjadi andalan masyarakat setempat.
Sebelumnya, menurut penuturan Randi Anto, PT Jamkrindo telah memberi pelatihan budidaya hidropnik kepada anggota Asosiasi Homestay Ciletuh yang bertujuan memberi nilai tambah dan sarana edukasi di kawasan homestay. Saat ini, setidaknya sudah ada 100 homestay di kawasan Geopark Ciletuh.
“Dulu banyak masyarakat Ciletuh merantau karena merasa tidak terlalu banyak peluang di sini. Sekarang, sebagian perantau bahkan para tenaga kerja Indonesia di luar negeri pulang dan mengembangkan ekonomi di sini,” cerita Yudi Mulyadi, Ketua Asosiasi Homestay Ciletuh.
