Sah! Kontrak untuk Pembangunan BTS pada 2.700 Desa Sudah Diteken
BUMNINC.COM | Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate saksikan penandatanganan kontrak payung antara Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) dengan Kemitraan Fiberhome, Telkom Infra, dan Multitrans Data, untuk penyediaan dan pemerataan infrastruktur base transceiver station (BTS) 4G itu, di Jakarta, Jumat (29/1/2021).
“Penandatanganan kontrak hari ini merupakan realisasi nyata dari rencana pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, yang merupakan salah satu agenda prioritas percepatan transformasi digital nasional,” kata Johnny, melalui konferensi via virtual di Jakarta.
Setelah penandatanganan kontrak tersebut, Kemitraan Fiberhome, Telkom Infra, dan Multitrans Data, segera melaksanakan pembangunan BTS 4G pada Paket 1 dan Paket 2 untuk 2.700 desa/kelurahan selama dua tahun (2021–2022).
Setelah itu, ketiganya akan meneruskan dengan pelaksanaan operasional dan pemeliharaan terhadap jaringan yang telah dibangun beserta seluruh perangkat dan infrastruktur pendukungnya. Paket 1 mencakup 1.364 desa dan kelurahan yang terdiri atas 132 desa/kelurahan di Sumatera (Area 1), 456 desa/kelurahan di Nusa Tenggara (Area 2), dan 776 desa/kelurahan di Kalimantan (Area 3).
Sementara itu, Paket 2 mencakup 1.336 desa dan kelurahan yang terdiri atas 536 desa/kelurahan di Sulawesi (Area 4) dan 800 desa/kelurahan di Maluku (Area 5). 12.548 Desa Menurut Menkominfo, saat ini, masih ada 12.548 desa/kelurahan yang belum terjangkau oleh jaringan 4G dari total 83.218 desa/kelurahan di seluruh wilayah Indonesia. Semuanya ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun anggaran 2021-2022.
“Connecting the unconnected adalah spirit yang terus dipegang oleh Kemkominfo untuk meningkatkan rasio internet link serta menutup dan memperkecil kesenjangan digital, to close the digital divide di Indonesia,” imbuhnya.
