Subsidi Kuota Internet untuk PJJ Masih Dibahas
BUMNINC.COM | Sekjen Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Marwan O. Baasir mengatakan masih melakukan pembahasan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Hal itu dalam rangka mengebut pembahasan mengenai subsidi kuota internet yang rencananya akan diberikan pada Maret–Mei 2021.
Marwan menjelaskan saat ini pembahasan masih berkutat pada penggunaan layanan internet bergerak (seluler).
“Belum dihitung, sepertinya masih masih seluler arahnya,” kata Marwan dikutip dari Bisnis, Jumat (19/2/2021).
Sementara itu, Sekjen Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Muhammad Ridwan Effendi mengatakan model-model penyaluran subsidi memiliki banyak variasi.
Adapun untuk hotspot, menurut Ridwan, tidak dianjurkan di tengah pandemi yang masih meningkat karena menyebabkan kerumunan.
“Hotspot yang terlalu banyak juga menyebabkan interferensi,” kata Ridwan.
Meski lebih murah dan memiliki manfaat jangka panjang, WiFi membuat orang menjadi kerumunan.
Berdasarkan data yang dikutip dari Bisnis diketahui juga bahwa sebagian besar peserta didik menggunakan Telkomsel sebagai provider untuk mendukung proses belajar jarak jauh, tercatat peserta didik yang menggunakan Telkomsel sebanyak 17,08 juta nomor.


