Surabaya Bakal Dapat 34 Bus Listrik ex-KTT G20 dari Kemenhub
Tundjung menyebutkan pemkot telah mengajukan dua rute untuk operasional bus listrik di Surabaya, yaitu pertama mulai dari Terminal Purabaya hingga menuju Kenjeran Park.
“Itu melalui Jalan Jemursari, SIER, Rungkut, perempatan Gunung Anyar, MERR (Middle East Ring Road) sampai Kenjeran,” kata dia.
Sedangkan rute kedua, kata dia, dimulai dari Jalan Benowo hingga menuju ke Jalan Tunjungan. Pemilihan rute tersebut, lanjutnya, terkait Piala Dunia U-20 2023, sehingga nantinya dapat dihubungkan ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
“Karena kaitannya nanti kalau ada piala dunia, dia (bus listrik) bisa dikoneksikan ke GBT. Rute ini sedikit berubah dari awal. Awal kami mengusulkan dua rute, yaitu Surabaya-Perak dan rute kedua dari Purabaya ke arah MERR,” kata dia.
Meski begitu ia memastikan pemkot siap mendukung penuh operasional bus listrik di Kota Surabaya. Sementara terkait teknis operasional, nantinya akan dikoordinasikan dengan pihak operator secara bertahap.
“Jadi perkembangan terakhir semua bisa dilakukan, tinggal nanti kami koordinasi seperti apa. Karena terkait seperti apa juga pengoperasian dan bus stop,” ujarnya.
Namun demikian pihaknya juga berharap kepada pihak operator atau pengelola bus listrik agar dalam operasional dapat melibatkan para sopir di Kota Surabaya. “Kami sarankan juga agar bisa mewadahi sopir-sopir Surabaya,” ujar dia.
Tundjung kembali menerangkan pada pertengahan Desember 2022 sebanyak 25 bus listrik akan dikirim ke Surabaya. Sedangkan sisanya akan dikirim secara bertahap pada tahun 2023.
