Telkomsel Kembangkan Ekosistem Digital Dengan Pendanaan ke Startup
Sebagai Corporate Venture Capital (CVC), Telkomsel memberikan pendanaan sejalan dengan strategi digital yang dibuat korporasi tersebut. Kepemilikan aset di berbagai sektor seperti dalam bidang layanan finansial membuat Telkomsel mampu mengetahui antara lain perilaku dari pelanggan, pola penggunaan pelanggan, dan underwriting untuk para pelaku financial techonology yang membuat mereka bisa menjangkau segmen-segmen yang belum dilayani.
“Kalau kita bicara ekosistem ekonomi digital, sudah pasti mengatasi digital divide adalah problem yang paling utama, apalagi kan Indonesia geografisnya luas. Karena seluruh aset Telkomsel ada di seluruh pelosok negeri, tentu kita ingin kreatifitas dari para founder yang ada di ekosistem startup untuk bisa berkreatif untuk melihat bagaimana penggunaan aset ini dilakukan untuk penggunaan beyond telco,” ungkap Mia.
Lebih lanjut, dia menginginkan ada pertemuan dengan para pendiri startup yang memang hendak mentransformasikan ekonomi Indonesia dengan memikirkan pasar yang besar dan memiliki produk yang memiliki keunggulan komparatif nan gear up untuk menjadi pemenang.
“Kalau sekarang kita tidak hanya mencari founder yang bisa memberikan solusi terhadap masalah kebutuhan hidup di masyarakat, tetapi juga memastikan bahwa bisnis tersebut berjalan di fondasi bisnis yang solid. Jadi bukan hanya yang menyelenggarakan layanan di sisi mengejar top line saja, tetapi juga harus memastikan bagaimana bisnis modelnya bisa solid, bisa memberikan profitability bagi startup-nya,” kata dia.
