Ternyata Dua Sosok Politikus Ini yang Masuk 50 Orang Terkaya di Indonesia
BUMNINC.COM I Inilah dua politikus yang masuk daftar 50 orang super kaya di Indonesia. Mereka memiliki segudang ‘sumber’ uang. Daftar 50 orang terkaya di Indonesia itu berdasarkan majalah Forbes periode tahun 2020.
Dalam majalah tersebut, pada daftar teratas masih didominasi wajah-wajah lama. Ada dua nama besar yang tercatat sebagai politikus Tanah Air. Mereka berdua terjun ke politik, bahkan turut membesarkan parpol yang menaunginya.
Siapa saja ya? Simak ulasan berikut.
Profil 2 politikus Indonesia yang masuk daftar 50 orang terkaya Indonesia:
- Hashim Djojohadikusumo ( Partai Gerindra)
Nama Hashim Djojohadikusumo tak bisa dilepaskan dari sosok Prabowo Subianto dan Partai Gerindra. Ia bersama kakaknya tersebut bahu-membahu membesarkan partai berlambang kepala burung garuda itu.
Di Partai Gerindra, ia duduk sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina mendampingi Prabowo yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Teranyar pemilik Arsari Group ini menempati posisi ke-40 orang paling kaya Indonesia. Kekayaanya sebagaimana dicatat Forbes yakni sebesar 685 juta dollar AS atau sekitar Rp 9,69 triliun.
Perusahaannya bergerak di berbagai sektor mulai dari kelapa sawit, pertambangan, industri kertas, dan jasa logistik. Berbeda dengan kakaknya yang lebih banyak terjun ke dunia militer dan politik, Hashim justru lebih memilih membangun usaha sejak usia muda. Hashim sempat magang di perusahaan ayahnya PT Indoconsult Associates. Setelah itu, dirinya memilih merintis bisnisnya sendiri.
Perusahaan pertama yang didirikannya yakni PT Era Persada. Perusahaan tersebut sempat dijual lantaran ikut terdampak krisis moneter tahun 1998.
Berkat kejelian dan usaha kerasnya, bisnisnya terus berkembang. Saat ini, perusahaan-perusahaan miliknya sebagian besar tergabung dalam Arsari Group. Dilihat dari laman resmi perusahaan, Arsari Group berkantor di MidPlaza, Jalan Sudirman, Jakarta.
Untuk menopang kegiatan amalnya, Hashim mendirikan Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD), sebuah yayasan dirintis istri Hashim, Anie Hashim Djojohadikusumo, untuk berbagai kegiatan sosial bagi bisnis keluarga Djojohadikusumo. Anak bungsu dari begawan ekonomi Sumitro Djojohadikoesoemo ini juga dikenal sebagai penyuka barang antik.
Selain itu, dia juga melakukan upaya konservasi Harimau Sumatera dengan membangun pusat rehabilitasi di Sumatera Barat. Saat Prabowo maju ke kontestasi Pemilihan Presiden 2019, Hashim Djojohadikusumo tak setengah-setengah mendukung sang kakak. Dia menjabat sebagai Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

