Wika Bitumen Terbitkan Global Bond untuk Semester 2 Tahun Ini Senilai Rp 1,5 Triliun
BUMNINC.COM | Direktur Keuangan PT Wijaya Karya Bitumen, Munadi Herlambang menyebutkan tengah bersiap menerbitkan global bond di semester II nanti, dengan nilai yang dibidik perusahaan sebesar Rp 1,5 triliun.
Besar anggaran yang diperolah itu, rencananya akan diperuntukan investasi pabrik Big Extraction Plant Aspal berkapasitas 7×100.000 TPY.
Selain itu, anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ini berencana menerbitkan global bond di semester II untuk menyusul rencana IPO di tahun 2022 pihaknya terus mengupayakan salah satunya melalui kapasitas produksi perusahaan.
“Global Bond sendiri akan dengan underlying dari kontrak jangka panjang aspal, dengan harapan para investor akan tertarik,” ujarnya dikutip dari kontan.co.id, Kamis (28/1/2021).
Kemudian, selain global bond pihaknya juga memiliki alternatif pendanaan untuk investasi, yaitu dengan opsi MCB, SWF dan Credit Fasiltas Eksport LPEI. Hanya saja, melalui opsi tersebut ia bilang angkanya akan berbeda dari opsi global bond. “Kami belum bisa sebut karena kami masih proses perhitungan,” lanjutnya.
Wika Bitumen juga telah memiliki rencana menambah kapasitas produksinya tahun ini. Rincian yang direncanakan, diantaranya kapasitas produksi meliputi produksi dan pengapalan Asbuton Hard Rock Kabungka menjadi 30.000 TPY.
Adapula produksi dan pengapalan Asbuton Soft Rock Lawele menjadi 18.000 TPY. Kemudian, Kapasitas produksi pabrik Asbuton Granular Filler Kabunga menjadi 36.000 TPY.

